PENGENDALIAN MUTU

STANDAR QUALITY CPO     FFA (FREE FATTY ACID )            < MAX   3 %     MOIST   (KADAR AIR)               < 0.20 %     DIRT   (KADAR KOTORAN)     < 0.02 %     DOBI                                             >   3.00   FFA atau asam lemak bebas adalah senyawa asam karboksilat suku tinggi yang terpisah dari gugus gliserida.   •       (Hidrokarbon jenuh/tidak jenuh)R-COOH   Aktivitas biochemical enzyme lipase-oksidase pada molekul minyak ( gliserida )merupakan penyebab utama pembentuk FFA. ...

STASIUN PRESSING



ALAT ALAT UTAMA

1. DIGESTER

Alat ini berbentuk silinder volume 5000 liter,. Digester ini juga dilengkapi dengan digester arm dan expeller
 arm di mana alat tersebut dipasang pada satu poros yang berputar .

Di dalam pengadukan di digester akan menyebabkan terjadinya hal berikut.

  1.  Daging buah terlepas dari nut sehingga nut lebih mudah dipisahkan.
  2.  Lumatnya daging buah sehingga minyak mudah dikeluarkan.
  3.  Massa buah akan lebih merata dan temperatur menjadi lebih homogen.
  4.  Sebagian minyak keluar dari daging buah kemudian dikeluarkan melalui lubang pelat bawah digester.

Selama pengadukan, diperlukan pemanasan yang kontinue sehingga massa buah dan kekentalan (viscosity) minyak menurun yang berakibat minyak akan mudah dikeluarkan 



2.SCREW PRESS

 Screw Press adalah  alat untuk memeras ( Ekstraksi ) minyak kasar

 dari buah sawit yang telah diaduk.


Bagian – bagian Screw Press:

 1. Motor Penggerak

 2. Gear BoX.

 3. Spure Gear

 4. Shaf.

 5. Stariner.

 6. Worm Screw.

 7. Press Cage.

 8 .Worm Lenhtening.

 9. Cone.

 10. Adjusting Cone.

 11. Hydraulik Cylinder.

 12. Hdraulik Pump.


TARGET HASIL PENGOLAHAN

Melalui proses pengadukan dan pengempaan, diharapkan diperoleh minyak dari daging buah (mesocarp) secara

 maksimal dengan oil losses serendah mungkin dan Broken Nut yang minimum. Standar total kehilangan minyak

 (oil losses) dan nut pecah (broken nut) di proses pengempaan sebagai berikut.

1) Kehilangan minyal di fiber pres: < 4.2 %  O/WM  atau  0.54 %  terhadap TBS

2) Broken nut to total nut: < 15%  / sample


Hal – Hal yang harus di perhatikan dalam Operational digester :

1. Isi dari digester harus min ¾ penuh.

2. Lama diaduk di dalam digester min. 15 menit.

3. Temperatur di dalam digester harus diatas 90 ° C.

4.  Digester harus ada pipa pembuangan minyak dan dibuka sesuai dengan keperluannya.

5. Tidak boleh diinjeksikan air dalam digester.

6. Putaran digester dipertahankan 20 – 23 Rpm.

7. Arm  dan retarder tidak boleh aus.

 

Hal – hal  yang harus diperhatikan dalam Operasional Screw Press:

 1. Kecepatan putaran Worm Screw 10 – 12 Rpm.

 2. Pembuangan  minyak dari chute harus kontinue tidak boleh sumbat.

 3. Tekanan Hydraulik Cone rata – rata 50- 70 bar.

 4. ampere Hydraulik 30 – 40 amp

 5. Screw tidak boleh aus

6. Periksa kembali proses perebusan apakah telah sesuai dengan kondisi buah yang akan di rebus

 7. Kosongkan fiber bila kondisi tidak beroperasi.


TUGAS TUGAS OPERATOR

1. Menjaga Loses sesuai standar yg ditetapkan
2. Memelihara kebersihan mesin dan tempat kerja.
3 Mengoperasikan mesin dengan aman dan benar.
4. Memastikan kapasitas olah dipertahankan.
5. Mencatat operasi mesin seperti, waktu mulai/berhenti, sebab kerusakan, pembacaan ampere electromotor dsb.
6. Menginformasikan kepada Assisten/Mandor yang sedang bertugas jika terjadi kelainan mesin atau kerusakan.
7. Melaksanakan prosedur operasi yang ditetapkan
8. Sand trap tank harus di drain setiap hari( pagi ) walaupun proses lanjut olah.
9. Keutuhan peralatan/perlengkapan kerja di Stasiun Press harus dijaga.

Semoga Bermanfaat..😎

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGENDALIAN MUTU

Bagaimana Cara Menurunkan FFA CPO Produksi di PKS